• Breaking News

    Smart City, Aplikasi Unduh Lewat Playstore


    BATU - Tak butuh waktu lama bagi Kota Batu menuju ke arah smart city. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah membuat tiga aplikasi bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai informasi, baik tempat wisata, kuliner, hotel hingga hasil produkai pertanian yang dimiliki Kota Batu.

    Aplikasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan CCTV juga terintegrasi memantau kemacetan.

    Kepala Diskominfo Kota Batu, Drs Siswanto mengatakan aplikasi tersebut dinamakan Among Tani, Among Warga, dan Among Kota. Saat ini sudah bisa diunduh melalui playstore ponsel berbasis android. "Melalui aplikasi tersebut saat ini masyarakat sudah bisa mencari informasi tentang Kota Batu secara menyeluruh," ujar Siswanto kepada Malang Post.

    Ia menjelaskan, tiga aplikasi tersebut memiliki fungsi masing-masing. Untuk Among Tani, memberikan informasi tidak hanya pada masayarakat luas tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh petani untuk menyebarkan i formasi terkait hasil panen. Selain itu, petani juga bisa berkomunikasi dengan pembeli. 

    Sedangkan untuk aplikasi Among Warga, masyarakat bisa mencari bisa melaporkan berbagai keluhan terkait pelayanan umum. "Melalui Among Warga ini masyarakat bisa melaporkan pelayanan ataupun berbagai fasilitas yang dirasa perlu diberbaiki ke pemerintah. Begiru juga mereka bisa mengkritik pemerintah untuk bekerja lebih baik," paparnya. 

    Begitu juga dengan Among Kota yang hampir sama. Tak hanya itu, sesegara mungkin Pemkot Batu bisa merespon berbagai keluhan warga dari dari aplikasi yang akan dilengkapi fiturnya tersebut. Sehingga saat ada hal penting untuk dilaporkan, masyarakat bisa mengirimkan lokasi serta mengirimkan foto untuk melengkapi laporan.

    "Secepatanya seluruh dinas yang ada juga memiliki aplikasinya sendiri dan akan terintegrasi seluruhnya ke Diskominfo. Salah satunya  Dinas DPUPR yang telah memiliki aplikasi Lapor Jalan Berlubang Kota Batu. Warga bisa melaporkan jalan-jalan rusak di Kota Batu melalui aplikasi," bebernya.

    Tak hanya itu, Diskominfo juga secepatnya bersama Polres Batu akan mengintegrasikan CCTV untuk memantau kemacetan di di Kota Batu. Dengan begitu masyarakat bisa memanfaatkan berbagai aplikasi dari program smart city. "Ini semua sesuai dengan cetak biru yang memiliki lima tahap menuju smart city. Semuanya tidak tergantung pada waktu. Bisa langsung dilaksanakan bisa satu tahun bahkan dua tahun. Tergantung dari anggaran ada," pungkasnya.

    Sumber:
    https://www.malang-post.com/berita/kota-batu/smart-city-aplikasi-unduh-lewat-playstore

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad