• Breaking News

    Tantangan RI Gaet Turis Saat New Normal

    PosterFoto: Edi Wahyon

    Jakarta - Tim Asistensi Menko Perekonomian, Raden Pardede menilai kedatangan turis asing ke Indonesia akan sulit saat penerapan tatanan baru alias new normal. Hal itu dilakukan guna menekan penyebaran dan memutus rantai penularan COVID-19.

    Menurut Raden, pemerintah akan memberlakukan syarat yang sedikit rumit bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia. Salah satunya kewajiban karantina selama 14 hari atau dua minggu.

    "Memang sekarang yang berlaku umum di berbagai negara sekarang seperti itu, turis asing harus dikarantina dua minggu. Kalau turis yang masuk ke sini, sepertinya akan berlaku seperti ini," kata Raden melalui video conference, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

    Syarat yang berlaku bagi turis ini juga sejalan dengan kinerja industri selama era new normal. Pemerintah mencatat ada yang menjadi andalan dan ada juga yang lambat pemulihannya.

    Khusus yang lambat pulihnya, Raden menyebut industri hospitality, seperti penerbangan, pariwisata, dan pariwisata. Menurut dia, butuh waktu sekitar dua tahun untuk sektor ini kembali bangkit.

    Dia mencontohkan industri penerbangan, selama penerapan era new normal maka jumlah penumpang yang diangkut hanya setengah dari kapasitas kursi yang tersedia atau jauh lebih sedikit lagi. Sehingga akan berdampak pada pendapatan dan penjualan.

    "Memang menurut saya pariwisata terlambat karena ada persyaratan karantina dan swab test, ini demikian berat. Sebelum bepergian swab test dan saat berpergian ada karantina lagi. Ini kemudian, akan memungkinkan orang untuk menunda bepergian lebih jauh," ujarnya.

    Sebagai upaya menggairahkan sektor pariwisata usai terdampak Corona, Raden mengatakan harus memanfaatkan wisatawan lokal. Bila perlu, turis domestik ini bisa menggantikan peran turis asing terlebih dahulu.

    Tidak hanya itu, dia pun menilai pemerintah baru akan melonggarkan aturan kunjungan turis jika vaksin Corona sudah ditemukan.

    "Jadi mungkin turis lokal dulu yang akan menggantikan turis asing. Kalau turis lokal bisa mengisi sampai 70% dari kapasita utilization, akan lebih baik," ungkapnya.


    sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5047152/tantangan-ri-gaet-turis-saat-new-normal

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad