Stagnan, Bauran Energi Terbarukan Masih 11% per Kuartal III/2021

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bauran energi baru terbarukan (EBT) hingga kuartal III/2021 masih di angka 11%. Capaian ini masih jauh dari target bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025.

Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, realisasi bauran EBT pada tahun 2020 mencapai 11,2%. Namun, hingga kuartal III/2021 realisasinya menurun menjadi 10,9%. Hal ini karena ada kenaikan dari pembangkit fosil.

"Realisasinya hampir 11%. Jadi ada penurunan 0,2-0,3% karena pencatatan data untuk posisi Agustus, dan juga ada kenaikan dari sisi pembangkit fosil. Tapi ini tidak diterjemahkan EBT berkurang," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (22/10/2021).

Menurut dia, ada tambahan kapasitas pembangkit listrik EBT dari Januari-September 2021 sebesar 386 MW. Diantaranya, PLTA Poso Peaker 2nd Expansion sebesar 130 MW, 12 unit PLTM sebesar 71,26 MW, 2 unit PLTP dengan kapasitas 55 MW, PLT Bioenergi 19,5 MW, dan PLTS atap 17,88 MW. "Jadi turun dari sisi persentase karena cara perhitungan tadi, tetapi secara kapasitas ada penambahan," ungkapnya.

Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, penambahan kapasitas pembangkit EBT sebesar 1.469 MW dengan kenaikan rata-rata sebesar 4% per tahunnya. "Target tahun ini ada 855 MW. Akan ada pembangkit di akhir tahun ini 11,3 GW berbasis EBT," jelas Dadan.


Sumber : https://ekbis.sindonews.com/read/576842/34/stagnan-bauran-energi-terbarukan-masih-11-per-kuartal-iii2021-1634915408

Posting Komentar

0 Komentar