Ragam Solusi IoT di Pondok Pesantren

 

Solusi digital berbasis Internet of Things (IoT) dari PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meluas implementasinya, termasuk di kalangan pondok pesantren (Ponpes). Produk paling baru adalah solusi untuk mendukung budidaya Maggot dan hidroponik di Ponpes Hidayattullah, Depok, Jawa Barat.

Solusi yang sama akan juga diterapkan di ponpes lain di Tasikmalaya, Jawa Barat, serta beberapa pesantren lainnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Feby Sallyanto, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, meresmikan pemanfaatan solusi digital canggih ini di Depok, pada Senin (13/3). Program ini hasil Kerjasama XL Axiata bersama Tim Wakil Presiden, Pesantren Hidayatulloh dengan timnya yaitu BMH (Baitul Maal Hidayatulloh) dan RUM (Rumah Umat Mandiri), serta didukung juga oleh Benihbaik.com, Ngalup.co, TV9, PT Xekar dan Majlis Taklim XL Axiata (MTXL).

Feby menjelaskan, melalui Program Pesantren Digital, XL Axiata menyediakan sejumlah solusi digital yang bisa dimanfaatkan oleh teman-teman pengelola pondok pesantren di seluruh Indonesia. Penyediaan solusi IoT ini juga merupakan implementasi beberapa dari sekian banyak hasil inkubasi IoT di Laboratorium XCamp XL Axiata. "Dipilih beberapa solusi IoT yang memang cocok dan dapat diterapkan, sehingga diharapkan dapat tercipta pemberdayaan ekonomi di lingkungan pesantren, seperti yang dilakukan di Ponpes Hidayatullah, Depok ini," ujarnya.

Solusi IoT Maggot dikembangkan oleh XCamp sebagai laboratorium pengembangan solusi IoT milik XL Axiata untuk budidaya maggot. Solusi ini memiliki sejumlah fitur pemantauan lingkungan dan kontrol suhu atau kelembaban di lokasi peternakan Black Soldier Fly (BSF).

Dok XL Axiata

BSF adalah jenis lalat yang telurnya kemudian menjadi larva Maggot. Manfaat dari solusi ini adalah untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya operasional dan sumber data untuk keperluan Big Data dan Artificial Intelligent untuk mempermudah perencanaan, proyeksi, hingga perawatan.

Budidaya maggot ini secara tidak langsung juga mendukung program pengolahan dan pemberdayaan sampah organik dan non organik di pesantren tersebut. Sementara itu untuk budidaya hidroponik, solusi IoT Hidroponik menyediakan manfaat berupa sistem memonitoring, auto feeding nutrisi, serta pemantauan suhu lingkungan tempat budidaya.

Faktor-faktor lingkungan dalam bertani hidroponik seperti suhu, kelembapan, cahaya matahari, kadar PH, cairan nutrisi, serta faktor terukur lainnya yang dapat menentukan keberhasilan bertani hidroponik dapat dimonitor dan diatur secara baik dan sesuai kebutuhan melaui sarana IoT Hidroponik ini.

Solusi IoT untuk hidroponik ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas rata-rata lebih dari dua kali lipat. Sebelumnya, tanpa menggunakan alat ini, pengukuran nutrisi untuk tanaman dilakukan secara manual sehingga terdapat kecenderungan terjadi ketidakakuratan pengukuran dan keterlambatan penambahan nutrisi. Hal ini menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang konsisten dan mempengaruhi produktivitas.

sumber: https://digitaldonat.republika.co.id/posts/207142/ragam-solusi-iot-di-pondok-pesantren

    Posting Komentar

    0 Komentar