Dua CCTV Synology Didukung Surveillance Station Tanpa Lisensi, Gunanya?

 

Synology, perusahaan teknologi asal Taiwan mengeluarkan solusi kamera keamanan berbasis artificial intelligence (AI) untuk keperluan bisnis maupun organisasi, yakni Synology BC500 dan TC500. Keduanya dilengkapi berbagai macam fitur, salah satunya adalah Surveillance Station yang membuatnya berbeda dan lebih canggih ketimbang CCTV pada umumnya.

Agak beda dengan CCTV untuk rumahan, kamera keamanan untuk bisnis atau organisasi diperlukan sistem terpadu mulai dari proses implementasi, pemantauan, hingga pengarsipan rekaman, contohnya seperti Surveillance Station pada Synology BC500 dan TC500.

Surveillance Station sendiri merupakan Network Video Recording (NVR) profesional dengan sistem pengawasan yang lengkap. Berkat teknologi ini, CCTV dapat memberikan peringatan akurat dan tepat waktu kepada pengguna sehingga respon terhadap insiden bisa lebih cepat.

Beberapa fitur keamanan disediakan, seperti deteksi orang dan kendaraan, deteksi penyusupan, dan pencarian instan memungkinkan pengguna lebih mudah mengidentifikasi potensi ancaman, dengan cepat menyelidiki area yang diawasi, serta melacak dan mengambil rekaman yang relevan.

Hanya saja, teknologi Surveillance Station membutuhkan paket lisensi agar pengguna bisa menambahkan kamera dan perangkat tambahan lainnya ke sistem keamanan utama. 

Namun menurut Product Manager Synology, Lori Hsieh, baik Synology BC500 dan TC500 tidak memerlukan pembelian atau aktivasi lisensi untuk Surveillance Station. Alhasil, pengguna pun bisa lebih mudah melakukan proses pemasangan, migrasi sistem, sekaligus menghemat biaya implementasi.

"BC500 dan TC500 merupakan pilihan kamera IP yang pas untuk bisnis atau organisasi," ujar Lori melalui keterangan resmi yang diterima 

“BC500 dan TC500 dirancang untuk integrasi yang tinggi dengan Surveillance Station. Semua konfigurasi kamera dan pengaturan jaringan dapat dikelola langsung dalam lingkungan yang dihosting Synology NAS,” lanjutnya.

BC500 dan TC500 dilengkapi sensor kamera 5 MP yang merekam pada resolusi maksimal sampai 2.880x1.620 piksel pada 30 FPS. Lensa berjenis wide dengan sudut pandang horizontal seluas 110°.

Kameranya sudah didukung teknologi night vision yang dapat memantau sampai 30 meter jauhnya, lengkap dengan kemampuan HDR multi-eksposur untuk meningkatkan kualitas dari rekaman.

Kedua CCTV itu telah mengantongi rating IP67 tahan air dan debu, cocok untuk digunakan di dalam maupun di luar ruangan, seperti koridor dan jalan masuk, gudang dan tempat parkir, serta berbagai tempat lain.

"Kedua kamera ini jika digabungkan dengan aplikasi Synology Surveillance Station akan memberikan pengalaman pengguna yang sangat mengesankan. Mulai dari implementasi hingga pemantauan dan pengarsipan rekaman, fungsionalitasnya yang canggih dirancang agar dapat tersedia untuk user, memastikan kebutuhan akan keamanan dapat terpenuhi setiap saat," jelas Lori.

Synology BC500 dan TC500 didukung sistem penyimpanan edge failover yang memastikan rekaman video tetap berjalan meski terjadi masalah koneksi internet. 

Fitur lainnya, ada dukungan HTTPS dan SRTP untuk kebutuhan streaming video dan data, lisensi keamanan sesuai standar pemerintah federal Amerika Serikat (AS) NDAA dan TAA, sampai kemudahan bagi tim IT atau admin perusahaan untuk menjadwalkan pembaruan firmware.

“Merujuk semua teknologi yang diusung, dua kamera IP ini sangat cocok, bagi perusahaan yang sedang mencari solusi CCTV yang cost-effective. Kamera ini juga pas, bagi sektor publik,” pungkas Lori.

Synology BC500 sudah tersedia di Indonesia, dan TC500 mulai tersedia pada April 2023. Kamera IP dapat dibeli bundling dengan penyimpanan NAS Synology, harga bervariasi tergantung jumlah kamera, skala implementasi, dan kebutuhan kapasitas penyimpanan. 

sumber: https://uzone.id/dua-cctv-synology-didukung-surveillance-station-tanpa-lisensi-gunanya-

Posting Komentar

0 Komentar