Pertama Kali Ikut Kompetisi Robotik Skala Nasional, Dua Siswa MTsN 1 Kudus Ini Langsung Juara

 M Zaki Pratama bersama Hanif Fathin Puspito Zafran belum lama ini memenangkan sebuah kompetisi robotik yang digelar di Universitas Borobudur, Jakarta.  Konsep robot yang dapat bermain bola itu berhasil meraih kategori best design, karena terdapat kreativitas penutup integrated circuit (IC) pada robot.

ARIKA KHOIRIYA, Kudus, Radar Kudus

M Zaki Pratama bersama Hanif Fathin Puspito Zafran memperlihatkan robot soccer atau robot sepak bola beroda pada Rabu (29/3). Robot yang terdapat komponen 3D printer itu dirakit untuk dapat bergerak memainkan permainan sepak bola. Bola yang digunakan biasanya dengan menggunakan bola kecil, yakni bola pimpong.

Zaki dan Hanif berkesempatan mengikuti kompetisi robotik yang digelar di Universitas Borobudur, Jakarta pada 11-12 Maret. Saat berkompetisi, ada sekitar 30 tim lawan yang datang dari berbagai wilayah Indonesia. Kategorinya saat itu ialah tim junior karena masih se-tingkat SMP.

Robot yang mereka rakit bersama pembimbing diberi julukan green strom. Komponennya ada yang terbuat dari 3D printer, di antaranya dibagian penggerak roda, bawah robot, dan penyentuh bola. Robot yang mereka rakit bersama pembimbing itu ada perbedaan si segi penutup integrated circuit (IC) pada robot. Yang mana kebanyakan peserta tidak menutup IC tersebut. Tim Zaki dan Hanif membuat penutup yang dikreasikan dari bahan karton.

“Kebanyakan tidak dikasih penutup, padahal itu juga fungsinya untuk melindungi robot dari hantaman robot lain,” ujar Hanif.

Perakitan robot soccer sendiri butuh waktu sekitar satu pekan. Pengoperasiannya menggunakan remot yang dapat terhubung melalui smartphone, lewat aplikasi Internet of Things (IoT) Micro Chip Unit (MCU) dan harus tersambung dengan Wi-Fi.

Zaki menjelaskan, baterai untuk robot soccer sendiri jika dimaikan cukup bertahan hingga 10 menit saja. Saat mengikuti kompetisi robotik, harus membawa baterai cadangan, dan ketika diganti, baterai yang dilepas lebih baik segera di charger. “Waktu kompetisi tidak lama sih, dalam satu babak robot dimainkan sekitar tiga menit-an,” katanya.

Zaki dan Hanif sendiri merupakan siswa yang duduk dibangku kelas VIII C MTsN 1 Kudus. Mereka berdua mengaku baru kali pertama mengikuti kompetisi robotik. “Awal mula saya mulai masuk dunia robotik sejak kelas II SD. Saat itu ikut pembelajaran robotik melalui IT Smart, dikenalkan dengan robot line follower,” kata Zaki, siswa asal Kelurahan Panjunan Kecamatan Kota itu.

Sementara Hanif, baru menekuni dunia robotik sejak kelas VII. Selain itu, kegagumannya terhadap film Transformers lah mengantarkannya suka dengan yang berbau robot. “Saya nonton sampai seri kelima,” ucap siswa asal Desa Mlati Kidul itu.

Selain cinta dengan robot, Hanif ternyata juga menyukai pelajaran lain seperti mata pelajaran matematika dan Bahasa Arab. Sementara Zaki menyukai Seni Budaya dan Bahasa Indonesia. (/*)

sumber: https://radarkudus.jawapos.com/feature/31/03/2023/pertama-kali-ikut-kompetisi-robotik-skala-nasional-dua-siswa-mtsn-1-kudus-ini-langsung-juara/

Posting Komentar

0 Komentar