Dukung Net Zero Emission, Minamas Tanam 37 Ribu Pohon Endemik di Siak

 


Agrofarm.co.id, Siak – Sebanyak 37 ribu pohon endemik dan langka akan ditanam di area konservasi milik PT Aneka Intipersada (AIP) di Tualang, Kabupaten Siak, Riau.

Berbagai jenis tanaman ditanam dalam rangka melestarikan hutan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia hari ini.

Penanaman dilakukan di lahan seluas 172 hektare yang telah disiapkan dari total 267 hektare. Pada tahap ini, setidaknya ada 37 ribu tanaman ditanam di sepanjang aliran sungai di tengah perkebunan kelapa sawit.

Puluhan ribu tanaman tersebut yakni jenis durian, matoa, pulasan, kulim, tampui dan famin. Selain itu ada pula jenis blangeran, nam nam hingga ridan untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Head Sustainability Minamas, Alagendran Maniam mengatakan penanaman pohon dilakukan untuk melanjutkan rencana jangka panjang dan menengah dalam usaha mencapai komitmen Minamas terkait komitmen net zero emission.

“Minamas yang merupakan anak perusahaan SD Guthrie merupakan perusahaan minyak kelapa sawit pertama di dunia yang memiliki target pengurangan emisi gas rumah kaca (net zero emission) jangka pendek dan jangka panjang. Ini disetujui oleh Science Based Targets inisiatif (SBTi) dan merupakan salah satu dari perusahaan global pertama dengan target pengurangan yang divalidasi untuk emisi dari ‘Hutan, Lahan dan Pertanian’ (FLAG) serta sumber energi dan industri,” kata Alagedran Maniam di lokasi, Rabu (5/6/2024).

Alagendran Maniam menilai lewat kolaborasi bersama perusahaan ingin membangkitkan semangat kebersamaan dan kesadaran pentingnya pelestarian alam. Minamas berkomitmen untuk menjadikan hari ini sebagai upaya menghijaukan bumi.

Dengan semangat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam, Minamas berkomitmen untuk menjadikan hari ini sebagai salah satu upaya kita dalam menghijaukan bumi ini. Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik, bukan hanya bagi generasi kita, tetapi juga bagi generasi mendatang, ungkap Alagendran Maniam.

Sementara Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) Kuok Priyo Kusumedi mengatakan penanaman pohon merupakan salah satu strategi untuk mengurangi emisi dan mencapai komitmen net zero emission.

“Untuk mencapai itu tentu dengan reforestasi dan rehabilitasi lahan, dimana salah satu langkah strategis dalam menjaga keanekaragaman hayati adalah melalui pengelolaan area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) dan area konservasi yang berada di lahan HGU Perusahaan,” jelas Priyo.

Priyo mengatakan PT AIP sebagai anak perusahaan Minamas Plantation mengambil langkah strategis yang efektif untuk memperkaya keanekaragaman tanaman di areal konservasi di PT AIP melalui kerja untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan ekologis yang signifikan yang nantinya dirasakan masyarakat sekitar perusahaan.

“Peluncuran projek penanaman pohon ini merupakan langkah awal memelihara lingkungan secara simbolis di area lokasi Area Konservasi & Keanekaragaman Hayati PT AIP. Selanjutnya penanaman pohon dan pemeliharaan akan dilakukan dia areal seluas 127 Ha di sepanjang aliran sungai dan zona penyangga (buffer zone),” terang Priyo.

Area itu sendiri dihuni sejumlah habitat asli seperti beruk, burung raja capit udang dan macan akar. Termasuk satwa-satwa lain di kawasan konservasi tersebut. Bantolo

sumber : http://www.agrofarm.co.id/2024/06/dukung-net-zero-emission-minamas-tanam-37-ribu-pohon-endemik-di-siak/ 


Posting Komentar

0 Komentar