Perusahaan enggan berlangganan software bukan karena mereka anti teknologi, tetapi karena banyak yang merasa model subscription sering lebih menguntungkan vendor daripada pelanggan . Di Indonesia, resistensinya bahkan lebih kuat karena faktor cashflow, procurement, dan budaya ownership. 1. Perasaan “Tidak Pernah Memiliki” Dulu, perusahaan berpikir : Beli software → selesai → jadi aset Namun sekarang: Berhenti bayar → sistem mati Banyak direksi perusahaan merasa: “Kami terus bayar, tapi tidak pernah benar-benar memiliki” Ini sangat terasa pa…
Social Plugin