• Breaking News

    Hadapi Dunia Digital, UMN Bentuk Lulusan Long Life Learner

    TANGERANG - Maha data membutuhkan kecakapan baru untuk mengolah dan menafsirkannya menjadi informasi yang bermanfaat.

    Pemahaman pengetahuan seperti Internet of Things (IoT) tentu akan sangat membantu.
    Untuk itu, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) terus berupaya membentuk lulusan yang memiliki jiwa pembelajar sepanjang hayat (long life learner) agar lulusannya cakap di dunia kerja.

    Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Multimedia Nusantara Ninok Leksono saat memberikan sambutan dalam acara Wisuda XV UMN di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD-Tangerang pada Sabtu (29/6/2019).

    Dalan keterangannya, Ninok menjelaskan bahwa UMN sudah menerapkan metode pembelajaran yang kolaboratif.

    "Pengetahuan yang diperoleh di kampus sebagai pijakan atau modal untuk menguasai pengetahuan dan kecakapan yang dibutuhkan di dunia kerja. UMN sudah menerapkan metode pembelajaran yang kolaboratif untuk membiasakan calon lulusan bekerja dalam tim, menyelesaikan problem bersama dengan jiwa trouble shooter dan problem solver yang inovatif," jelas Ninok.

    Pada kesempatan yang sama, Staff Ahli bidang Organisasi, Birokrasi dan Teknologi Informasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia Sudarto menerangkan bahwa dunia sudah mengarah ke digital dan mendisrupsi berbagai aspek kehidupan kita.

    "Sekarang semuanya sudah terhubung dalam ruang lingkup industry 4.0 dan sedikit demi sedikit sudah mendisrupsi berbagai aspek kehidupan kita. Ingat ABCDSMI (Artificial Intelligence, Block Chain, Cloud Computing, Data Mining, Social Media, Mobile, dan Internet of Things)," terang Sudarto.

    Sudarto menegaskan kita harus bisa mengoptimalkan dunia digital dan big data untuk mendorong kemajuan ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja untuk tenaga kerja Indonesia.

    Ia juga berharap para lulusan UMN dapat melakukan kontribusi nyata untuk negeri ini.

    “Kami harap lulusan-lulusan UMN saat memasuki dunia kerja dapat melakukan kontribusi nyata untuk negeri ini," lanjut Sudarto.

    Sebanyak 381 mahasiswa diluluskan pada seremoni Wisuda XV UMN, sebagian besar dari mereka sudah bekerja dan berwirausaha sebelum diwisuda.

    Sementara itu, wisudawan terbaik UMN Martha Saphira mengungkapkan bahwa generasi muda saat ini secara tidak langsung telah berkontribusi dalam era maha data.

    "Sebagai generasi muda yang merasakan kemajuan teknologi yang sangat cepat, secara tidak langsung kita telah berkontribusi dalam era maha data. Namun, sebagai seseorang di bidang IT tentu penting untuk berkontribusi dan tetap up-to-date dengan isu terbaru di bidang teknologi," ungkap Martha lulusan program studi (prodi) Informatika UMN yang kini sudah bekerja sebagai software engineer di start-up Mobilepulsa.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad