• Breaking News

    Kakek Pecinta Kucing Sakit Otak, Dapatkan Kucing Robot yang Mirip Seperti Aslinya

    Kakek Pecinta Kucing yang Sakit Dapatkan Kucing Robot yang Mirip Seperti Kucing Asli
    WIKEN.ID - Sepanjang hidupnya, Robert Wyatt yang berusia 88 tahun hanya mencintai kucing.

    Robert telah mengadopsi puluhan dan pada satu tahap, ia bahkan memiliki sembilan kucing yang hidup bersamanya.

    Sepuluh tahun yang lalu, ia didiagnosis menderita Lewy body dementia yaitu suatu bentuk kondisi yang disebabkan oleh deposit protein yang tidak normal di otak.

    Pada Agustus tahun lalu, ia dirawat di rumah sakit secara permanen.

    Dia juga menderita penyakit paru obstruktif kronis (COPD) dan gagal jantung kongestif yang membutuhkan perawatan 24 jam di Peterborough Regional Health Centre di Peterborough, Ontario.

    Setelah bertahun-tahun hidup dengan kucing, salah satu hal yang paling ia rindukan adalah memelihara hewan peliharaan.

    Robert (61) mengatakan kepada cucunya Cheryl Yates, tentang keinginannya untuk memiliki kucing lagi dan dua minggu sebelum dia meninggal, putrinya membuat keinginannya menjadi kenyataan.

    Mainan itu terasa dan bertindak seperti kucing sungguhan dan itu dirancang khusus oleh Joy For All Cats untuk menghadirkan persahabatan dan kenyamanan bagi orang lanjut usia.

    Robert, dari Peterborough, Ontario, Kanada, menamakan kucing robot itu Buddly dan dia yakin itu nyata.

    Pria itu memeluk mainannya setiap hari sampai dia meninggal bersama kucing robot itu di lengannya minggu lalu.

    "Ayah saya telah meminta kucing sejak dia pergi ke rumah sakit - dia selalu punya kucing," ucap Cheryl.

    Pada satu waktu pria itu memiliki sembilan kucing yang tinggal bersama mereka.

    Kakek itu berulang kali memberi tahu Cheryl betapa dia merindukan kucing-kucingnya dan keinginannya untuk tidur bersama kucing lagi sejak dia pindah ke rumah sakit pada Agustus tahun lalu.

    "Saya sangat senang bahwa saya membeli ayah kucing kucing itu - reaksinya terhadap hadiah itu sangat berharga," ucapnya.

    Kucing ini memberinya begitu banyak kenyamanan dan kegembiraan dan persahabatan.

    Robert tidak pernah melepaskan Buddy.

    Kucing itu selalu ada di tempat tidurnya dengan keadaan mendengkur dan mengeong ketika ada yang berbicara.

    Dengan kucing yang menjadi bagian besar dalam hidupnya, Cheryl tahu bahwa hewan peliharaan robot akan sangat berarti untuk Robert.

    "Sebenarnya rumah sakit tempat ayah saya tinggal yang memberi tahu saya tentang Joy For All Cats," ucapnya.

    Cheryl mengatakan ia kebetulan melihat pasien lain dengan salah satu kucing di pangkuannya dan ia pikir kucing itu nyata itu mengeong, mendengkur dan mengedipkan matanya seperti kucing nyata.

    "Pria itu hanya mencintai kucing itu, jadi aku bertanya tentang kucing itu dan memastikan untuk mendapatkan satu untuk ayahku untuk Natal," ucapnya.


    sumber:https://wiken.grid.id/read/391991347/kakek-pecinta-kucing-sakit-otak-dapatkan-kucing-robot-yang-mirip-seperti-aslinya

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad