• Breaking News

    Ikuti Info dari Intel, SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Rancang Smart Motor

    lazy_placeholder

    MAGELANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah berupaya meningkatkan kemampuan dalam hal perkembangan teknologi. Salah satunya dengan membuat smart motor yang melibatkan siswa jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan).
    “Ini salah satu produk pembelajaran, jadi di TKJ itu kan ada mata pelajaran komputer dan jaringan dasar. Salah satu kompetensi dasarnya ada yang mengarah ke micro controler dan bisa diterapkan di berbagai macam produk seperti smart home, smart motor atau robotika,” kata Kaprodi TKJ SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Sapto Prasetyo, S.Pd.
    Dijelaskannya, smart motor yang dibuat bisa dikendalikan dari jarak jauh menggunakan bluetooth dan sms. Fungsi yang bisa dilakukan diantaranya bisa menghidupkan, mematikan, menyalakan lampu utama, lampu sen kiri kanan dan mengunci.
    “Kalau menggunakan bluetooth maksimal jarak sekitar sepuluh meter, kalau menggunakan sms bisa lebih jauh lagi. Asalkan ada sinyal GSM tetap bisa, karena menggunakan sms,” tuturnya.
    Tujuan dari pembuatan smart motor tersebut ialah untuk menyajikan produk pembelajaran yang menarik untuk siswa. Tidak hanya sebatas teoritis saja, namun juga dipraktikkan dan bermanfaat untuk kehidupan sehari – hari.
    Selain itu pihak sekolah juga bekerja sama dengan sebuah perusahaan perwakilan dari Intel dalam hal kurikulum, sarana dan prasarana.
    “Jadi laboratorium kita sudah standar dengan Intel,” tandasnya.
    Guru TKJ SMK Muhammadiyah Muntilan Novi Setiaji Panuntun, S. Kom mengatakan, ide awal smart motor dari informasi dunia industri. Intel educational yang memberikan gambaran tentang masa depan serba komputer dan otomatis. Hal tersebut mendorong guru mencoba untuk mempelajari dan mempraktikkan bersama siswa.
    “Kalau dari segi keamanan smart motor, misal ada yang membawa pergi motor kita, maka kita langsung matikan saja dari jarak jauh,” kata Novi.
    Ditambahkannya, selama satu pekan pembuatan dilakukan oleh dua siswa kelas X. Salah satu kendala kesulitannya adalah bagian proses bongkar motor dan kelistrikan. Kelanjutannya akan mengembangkan dan menembel kekurangan, seperti bagaimana cara menghemat listrik dari aki.














    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad