• Breaking News

    Menkominfo Ajak Asean dan China Buat Teknologi Lawan Covid-19

    Menkominfo Johnny Plate. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

    Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate menyampaikan keterbukaan Indonesia untuk berkolaborasi dengan negara-negara lain, khususnya dengan negara-negara ASEAN dan China untuk mengembangkan teknologi digital menangani virus corona.

    Menurut Plate, selama tiga bulan terakhir, Indonesia telah memanfaatkan dan mengembangkan berbagai teknologi digital dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. Beberapa diantaranya ialah aplikasi tracing dan tracking PeduliLindungi dan integrasi data Bersatu Lawan Covid-19.

    "Ada banyak tantangan dan pekerjaan di depan mata, namun dengan bekerja sama, kita dapat menghadapinya dengan lebih baik dan lebih cepat. Mari kita berkolaborasi dan menyongsong masa depan bangsa-bangsa yang lebih optimis dan lebih baik," kata Johnny lewat keterangan tertulis, Sabtu (13/6).

    Pernyataan itu disampaikan Johnny saat pertemuan tingkat Menteri Asean dan Tiongkok yang dilakukan secara virtual dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Asean, Jumat (12/6) kemarin.

    Lebih lanjut, Johnny mengatakan Indonesia saat ini terus membangun sinergi dengan asosiasi telemedicine untuk mendorong penggunaan platform online sebagai media konsultasi dan layanan kesehatan.

    "Pemerintah juga mengembangkan pemanfaatan artificial intelligence (AI), chatbots, website, call center, dan mesin informasi berbasis teknologi internet of things (IoT) guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang sehat, aktual, dan faktual terkait Covid-19." paparnya.

    Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu turut mendeklarasikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam penanggulangan Covid-19.

    "Pemerintah Indonesia telah menyetujui beberapa poin untuk pemanfaatan teknologi digital di sektor-sektor yang relevan, seperti pengembangan infrastruktur konektivitas, penelitian kesehatan, keamanan siber, pendidikan, ketenagakerjaan, dan UMKM," jelas Johnny.

    Indonesia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam bidang infrastruktur, saat Indonesia tengah mengupayakan pemerataan akses internet melalui jaringan backbone, microwave link, satelit komersial, maupun Base Transceiver Stations (BTS) di seluruh penjuru negeri.

    Di masa pandemi ini, permintaan akan layanan internet semakin meningkat, sehingga infrastruktur digital menjadi pondasi penting untuk menopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

    "Untuk itulah akselerasi dalam pembangunan infrastruktur baik di middle-mile maupun last-mile menjadi prioritas pemerintah Indonesia saat ini," kata Johnny.

    "Selain infrastruktur digital, kolaborasi diantara negara-negara ASEAN dan Tiongkok dalam bidang ekonomi dan talenta digital juga menjadi sangat krusial", tambahnya.


    sumber:

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad